<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" href="https://ojs.mmtc.ac.id/lib/pkp/xml/oai2.xsl" ?>
<OAI-PMH xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/
		http://www.openarchives.org/OAI/2.0/OAI-PMH.xsd">
	<responseDate>2026-04-30T15:28:41Z</responseDate>
	<request metadataPrefix="oai_dc" verb="ListRecords">https://ojs.mmtc.ac.id/index.php/pemberitaan/oai</request>
	<ListRecords>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.mmtc.ac.id:article/56</identifier>
				<datestamp>2021-01-06T15:38:33Z</datestamp>
				<setSpec>pemberitaan:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Bahasa Jurnalistik Penulisan Naskah  Siaran Berita â€œJakarta Hari Iniâ€ LPP TVRI DKI Jakarta Periode Juli 2019</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Basirun, Basirun</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Zain, Aisyah Balqis Nur</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">bahasa jurnalistik</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">naskah berita</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">faktual</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Stasiun televisi menyajikan dua bentuk utama dalam program siaran, yaitu program faktual dan fiksi. Program yang bersifat faktual menyajikan fakta dan realita hidup di masyarakat, sehingga stasiun televisi tidak mungkin lagi menyajikan suatu berita yang â€œasal tayangâ€. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif yaitu peneliti menekankan pada data-data naskah berita yang mengandung unsur kejelasan, kesederhanaan ketepatan, kepadatan, dan dapat dipercaya. Hasilnya berita Jakarta Hari Ini di LPP TVRI Jakarta ini terdapat ketepatan letak masing-masing unsur yakni unsur subjek yaitu apa, di mana, mengapa dan bagaimana, namun juga ada yang belum tepat yakni unsur kepadatan dalam naskah berita belum padat, kejelasan berita ada yang sudah jelas dan ada yang belum, kesederahanaan berita sudah jelas, dan kepercayaan unsur berita ada yang sudah dan ada yang belum.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Sekolah Tinggi Multi Media &quot;MMTC&quot; Yogyakarta</dc:publisher>
	<dc:date>2020-11-27</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.mmtc.ac.id/index.php/pemberitaan/article/view/56</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Ilmiah Pemberitaan; Jurnal Ilmiah Pemberitaan Vol. 5, No.1, Juni 2020; 1-10</dc:source>
	<dc:source>2460-6251</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.mmtc.ac.id/index.php/pemberitaan/article/view/56/53</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Pemberitaan</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.mmtc.ac.id:article/77</identifier>
				<datestamp>2021-01-06T15:44:19Z</datestamp>
				<setSpec>pemberitaan:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Gaya Bahasa Story Telling Dalam Penulisan Naskah Dokumenter Televisi â€œBuana Indonesiaâ€ Edisi â€œLompatan Kawah Sikidangâ€</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Sudono, Sudono</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Kawah Sikidang</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">penulis naskah</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">gaya bahasa story telling</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">dokumenter kontradiksi</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Pada penciptaan karya produksi ini, penulis membahas tentang perbedaan pendapat antara Wonosobo dan Banjarnegara dalam memahami mitos yang ada di Kawah Sikidang, Dieng. Kawah Sikidang berlokasi di wilayah Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara. Kawah Sikidang memiliki karateristik yang unik dibandingkan kawah lain yang ada di Dieng, karena bisa berpindah tempat dengan sendirinya. Masyarakat Wonosobo mempercayai bahwa Kawah Sikidang merupakan jelmaan dari seorang Pangeran bernama Kidang Garungan. Namun, berbeda dengan masyarakat Banjarnegara yang meyakini Kawah Sikidang adalah bentuk aktivitas dari Gunung Api Dieng. Penulis yang bertugas menjadi seorang penulis naskah mengambil judul Gaya Bahasa Story Telling. Penggunaan metode ini mampu menciptakan alur cerita yang runtut dan bahasa yang jelas sehingga mudah dipahami oleh audience. Penulis menyajikan karya ini dengan format Dokumenter Kontradiksi, dengan membandingkan mitos dan fakta apa saja yang ada dibalikÂ  Kawah Sikidang. Naskah yang dibuat oleh penulis diproduksi menjadi sebuah karya Dokumenter Kontradiksi dengan durasi 17 menit. Tujuan yang hendak dicapai dengan menerapkan gaya bahasa Story Telling adalah memberikan informasi dan mengedukasi kepada audience bahwa adanya perbedaan tidak perlu menjadi sebuah perselisihan, karena mitos di Kawah Sikidang tentu memliki nilai moral yang bisa dijadikan sebuah pelajaran baik untuk kehidupan bermasyarakat ataupun pengelolaan lingkungan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Sekolah Tinggi Multi Media &quot;MMTC&quot; Yogyakarta</dc:publisher>
	<dc:date>2020-06-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.mmtc.ac.id/index.php/pemberitaan/article/view/77</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Ilmiah Pemberitaan; Jurnal Ilmiah Pemberitaan Vol. 5, No.1, Juni 2020; 11-20</dc:source>
	<dc:source>2460-6251</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.mmtc.ac.id/index.php/pemberitaan/article/view/77/79</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2021 Jurnal Ilmiah Pemberitaan</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.mmtc.ac.id:article/78</identifier>
				<datestamp>2021-01-06T15:48:00Z</datestamp>
				<setSpec>pemberitaan:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Variasi Shot dalam Dokumenter Televisi â€œLaskar Insanâ€ Edisi â€œWaktu Berbicaraâ€</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Khoirunnisa, Elita Azmi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Asiatun, Siti</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">waktu Berbicara</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">komposisi variasi shot</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">pengarah acara</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Sabrina Alvie Amelia adalah seorang survivor kanker leukimia. Di usia empat tahun Alvie harus berjuang melawan ratusan jarum suntik dan kemotherapi. Walaupun seorang survivor, wanita 22 tahun ini bisa melakukan aktivitas melebihi orang biasa lainnya. Selain sering mengisi acara untuk memotivasi anak-anak kanker, Alvie dikenal sebagai anak yang aktif dan pernah menjadi perwakilan dari Indonesia untuk acara Internasional di Osaka, Jepang. Berangkat dari ide tersebut penulis menciptakan karya program dokumenter biografi/potret dengan memperhatikan komposisi dan variasi shot agar kemasan lebih menarik, informatif dan memberikan nilai moral dalam sebuah karya sehingga masyarakat dapat belajar tentang perjuangan dan kepedulian terhadap anak-anak penderita kanker. Sebelum pengambilan gambar dilakukan, penulis melakukan pra produksi dengan membuat shot list. Kemudian pada saat produksi mengarahkan camera person di lapangan dan mendampingi editor pada saat pasca produksi. Sebagai pengarah acara, penulis menampilkan tujuh variasi shot yang menarik dan tidak membosankan sehingga terwujudlah karya produksi â€œLaskar Insanâ€ edisi Waktu Berbicara yang mampu memberikan pesan yang inspiratif dan informatif bagi khalayak.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Sekolah Tinggi Multi Media &quot;MMTC&quot; Yogyakarta</dc:publisher>
	<dc:date>2020-06-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.mmtc.ac.id/index.php/pemberitaan/article/view/78</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Ilmiah Pemberitaan; Jurnal Ilmiah Pemberitaan Vol. 5, No.1, Juni 2020; 21-30</dc:source>
	<dc:source>2460-6251</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.mmtc.ac.id/index.php/pemberitaan/article/view/78/80</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2021 Jurnal Ilmiah Pemberitaan</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.mmtc.ac.id:article/79</identifier>
				<datestamp>2021-01-06T15:49:22Z</datestamp>
				<setSpec>pemberitaan:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Kontinuitas Gambar Sinematografi dalam Dokumenter Televisi â€œJurnal Nusantaraâ€ Episode â€œJagapati Sang Keludâ€</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Lestari, Kanita Auliyana</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Relawati, Dwi Korina</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">dokumenter</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">pengarah acara</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">kontinuitas gambar</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">mitigasi bencana</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Gunung Kelud</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Gunung Kelud memiliki potensi letusan yang besar, sehingga Mitigasi Bencana sangat perlu dilakukan.Â  Mitigasi bencana yang dilakukan oleh para tokoh Kelud meliputi pemantauan secara ilmu pengetahuan melalui peran pos PGA dan PVMBG, serta kewaspadaan masyarakat dalam mengelola ancaman bencana. Dalam karya produksi ini, penulis sebagai pengarah acara menerjemahkan ide produser menjadi sebuah gambar bergerak yang menarik dan berkesinambungan dengan menerapkan teori kontinuitas. Kontinuitas atau kesinambungan gambar yang diterapkan yaitu content continuity atau kesinambungan gambar pada isi cerita yang terangkum dalam sambungan berbagai shot, movement continuity atau kesinambungan gambar pada gerakan yang direkayasa ataupun yang terjadi dengan sendirinya (natural), position continuity atau kesinambungan gambar untuk blocking, dialogue continuity atau kesinambungan dialog yang terwujud dalam percakapan para pemeran sesuai dengan tuntutan cerita dan logika visual, dan sound continuity atau kesinambungan suara dalam gambar, baik yang bersifat direct sound (suara yang direkam langsung pada saat syuting) maupun indirect sound (sound effect&amp;amp; ilustrasi musik). Untuk mencapai hal tersebut dilakukan dengan memperhatikan komposisi gambar, menonjolkan penyatuan gerak antar adegan dan memanfaatkan angle dengan baik saat pengambilan gambar. Selain itu dengan adanya established shot atau pengambilan gambar secara wide shot disetiap awal sequence juga membantu meminimalisir jumping pada gambar sehingga dapat menambah unsur kesinambungan. Mendampingi editor saat proses editing juga dilakukan agar kesinambungan gambar tetap terjaga. Sesuai dengan genre dokumenter ilmu pengetahuan, terwujudlah karya dokumenter yang dikemas dengan gambar menarik untuk mengedukasi dan menginformasikan tentang pentingnya mitigasi bencana mulai dari pra bencana hingga pasca bencana.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Sekolah Tinggi Multi Media &quot;MMTC&quot; Yogyakarta</dc:publisher>
	<dc:date>2020-06-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.mmtc.ac.id/index.php/pemberitaan/article/view/79</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Ilmiah Pemberitaan; Jurnal Ilmiah Pemberitaan Vol. 5, No.1, Juni 2020; 31-43</dc:source>
	<dc:source>2460-6251</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.mmtc.ac.id/index.php/pemberitaan/article/view/79/78</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2021 Jurnal Ilmiah Pemberitaan</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.mmtc.ac.id:article/80</identifier>
				<datestamp>2021-01-06T15:38:33Z</datestamp>
				<setSpec>pemberitaan:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Strategi Redaksi dalam Menjaga Keakuratan dan Kecepatan Berita Media Online (Studi Kasus di detiknews.com Jakarta)</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Parwati, Nunuk</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Zain, Aisyah Balqis Nur</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">strategi redaksi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">keakuratan dan kecepatan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">media online</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Riset yang dilakukan oleh Google dan Temasek dengan judul â€œEconomy SEA2018â€ menyebutkan Jumlah pengguna internet di Indonesia paling besar di Asia Tenggara. Meningkatnya jumlah pengguna internet tentu memberi peluang bagi para pengelola portal berita media online mengembangkan usahanya. Namun dalam mengelola portal berita media online tentu tidak mudah, bagaimana redaksi menjaga keakuratan berita dan kecepatan berita karena harus bersaing dengan portal berita online yang juga terus bertambah jumlahnya. Menurut data Asosiasi Media Siber Indonesia tahun 2018 jumlah media online di Indonesia mencapai 43.000. Sebagian media cetak juga bermigrasi ke media online seperti Koran Tribun di Solo Jawa Tengah sejak tahun 2016 telah mengembangkan media onine tribunSolo.com. Dalam situasi yang demikian redaksi media online dihadapkan pada masalah bagaimana harus tetap menjaga etika jurnalistik untuk mewujudkan jurnalis professional yang dapat menghasilkan berita yang dibutuhkan masyarakat. Walaupun demikian sebagai media online Detiknews.com juga tidak luput dari pengaduan masyarakat karena beritanya kurang tepat. Hal ini mendorong penulis untuk melakukan penelitian di Detiknes.com untuk mengetahui bagaimana Strategi Redaksi dalam Menjaga Keakuratan dan Kecepatan Berita Media Online. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif deskriptif. Berdasarkan analisis mengenai Strategi Redaksi dalam Menjaga Keakuratan dan Kecepatan berita Media Online Studi Kasus di Detiknews.com, yang dikaji dan dianalisa pada penelitian ini, maka dapat tergambarkan Strategi redaksi dalam Keakuratan dan Kecepatan berita yang dilakukan detiknews.com sesuai dengan tujuan penulis untuk mengetahui bagaimana Strategi Redaksi dalam menjaga Keakuratan dan Kecepatan Berita online di Detiknews.com dilaksanakan serta siapa saja yang bertanggung jawab di dalamnya.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Sekolah Tinggi Multi Media &quot;MMTC&quot; Yogyakarta</dc:publisher>
	<dc:date>2020-06-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.mmtc.ac.id/index.php/pemberitaan/article/view/80</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Ilmiah Pemberitaan; Jurnal Ilmiah Pemberitaan Vol. 5, No.1, Juni 2020; 44-60</dc:source>
	<dc:source>2460-6251</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.mmtc.ac.id/index.php/pemberitaan/article/view/80/77</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2021 Jurnal Ilmiah Pemberitaan</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.mmtc.ac.id:article/81</identifier>
				<datestamp>2021-01-06T15:55:18Z</datestamp>
				<setSpec>pemberitaan:FM</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Cover, halaman tim redaksi, daftar isi</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Anggraeni, Tri</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Cover, halaman tim redaksi, daftar isi</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Sekolah Tinggi Multi Media &quot;MMTC&quot; Yogyakarta</dc:publisher>
	<dc:date>2020-06-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.mmtc.ac.id/index.php/pemberitaan/article/view/81</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Ilmiah Pemberitaan; Jurnal Ilmiah Pemberitaan Vol. 5, No.1, Juni 2020</dc:source>
	<dc:source>2460-6251</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.mmtc.ac.id/index.php/pemberitaan/article/view/81/81</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2021 Jurnal Ilmiah Pemberitaan</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
	</ListRecords>
</OAI-PMH>
