Layanan Informasi Program Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Kota Makassar (Survei di Kelurahan Bira, Kecamatan Tamalanrea dan Kelurahan Kunjungmae, Kecamatan Mariso)
DOI:
https://doi.org/10.56873/jimik.v6i2.212Keywords:
Information Services, MSME Program, Makassar CityAbstract
The rapid development of information makes the government must keep up with existing developments. The need for the use of information technology due to Indonesia's vast territory.
Information services are carried out by the government to disseminate programs to the public including the MSME programs. However, the obstacles faced are the media and information channels that are less capable of being used as a source of information that disseminate the MSME programs. This study aims to find out how the MSME program information services in Makassar City, especially in the Bira Subdistrict-Tamalanrea District and Kunjungmae Subdistrict-Mariso District. The research method used was a survey with a quantitative approach with 121 research respondents. The results of the study conclude that respondents do not use official government media in the field of communication and information (central and regional) in seeking information. However, several topics of information that were of concern to respondents, including internet sites and social media, were very little used by respondents in accessing information services. Information channels as a source of information about the MSME program launched by the government were mostly obtained from banners/billboards posted by related agencies. Information services through information media that are used by the public to obtain MSME information services mostly come from television and from family members through direct communication as well as via email and social media.
Downloads
References
Amranus (2020). Peran Penggunaan Media Sosial Facebook Dalam Menjangkau Publik Eksternal Pada SAat Kritis di Kepulauan Aru Selatan Malang:Universitas Brawijaya.
BPS. (2021). Kota Makassar Dalam Angka, Makassar.
Darmawan, 2017. Teknologi Informasi dalam Menunjang Program Pemerintah Kota dan Daerah, Jakarta, Mandar Maju.
Darius Arief, (2020). Analisis Layanan Informasi Dalam Menyampaikan Informasi Program Prakerja di Desa Senggong Kabupaten Sumbawa Tengah, Skripsi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonom Kupang.
Drajat, (2018). Perpustakaan Digital: Perspektif Perpustakaan Perguruan Tinggi di Indonesia. Jakarta: Perpustakaan Universitas Indonesia.
Idfil. (2015). The Information Needs and Information-Seeking Behavior of Rural Dwellers.
Lupoyadi, (2017). Media Informasi Dalam Era Digitalisasi, Jakarta, Bina Arta Persada.
Prayitno & Erman Amti, (2018). Strategi komunikasi Direktorat Penyiaran Dalam Mengkomunikasikan Peraturan dan Kebijakan Proses Perizinan. Jakarta: Universitas Indonesia.
Purwoko, (2015). Studi tentang Karakteristik Individu dan Karakteristik Sosial Masyarakat Kampung Naga dan Kaitannya Dengan Pola Pertukaran Informasi. In Laporan Penelitian.
Rastidin, (2019). Pemberdaya Ekonomi Melalui Pemanfaatan Teknologi Informasi, Jakarta, Ghalia Indonesia.
Sudrajat (2017).. Pemanfaatan Internet sebagai New Media Dalam Bidang Politik, Bisnis, Pendidikan dan Sosial Budaya. Jurnal Administrasi Bisnis , 8 No.1, 73-87.
Supiyadi, (2018). Pendekatan Sosial Culture dalam Mengembangkan IT, Jakarta, Mandar Maju.
Tohirin, (2017). Pengelolaan Perpustakaan Berbasis Teknologi Informasi. Pustaha : Jurnal Studi Perpustakaan dan Informasi, Vol 4 No.2 pp 87, 2008.
Tjakradinata, (2019). Jaringan Sosial dalam Melalui Penggunaan Teknologi Informasi, Bandung,Gracia Press
Undang Undang Nomor 20 tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah.
Yusran, 2018. Konsep Pengembangan Teknologi Informasi dalam Menunjang Pembangunan, Jakarta, Rineka Cipta.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Penulis yang diterbitkan dengan jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Penulis  mempertahankan hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons  yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis  dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi terbitan jurnal dari karya tersebut ( misalnya  , pengirimannya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis  diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena dapat mengarahkan pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.Â
- Artikel dan semua materi terkait yang diterbitkan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0  .