Motivasi Mahasiswa sebagai Komunikator Politik dalam Pilkada di Provinsi Sultra
DOI:
https://doi.org/10.56873/jimik.v10i1.652Abstract
Pilkada Serentak 2024 di Sulawesi Tenggara menjadi panggung yang memperlihatkan besarnya peran generasi muda dalam dinamika politik lokal. Di balik tingginya partisipasi pemuda tersebut, terdapat kelompok mahasiswa yang tampil bukan hanya sebagai pemilih, tetapi juga sebagai komunikator politik. Mereka menyuarakan gagasan, menyebarkan informasi, dan membentuk opini publik, baik di dunia nyata maupun di ruang digital. Penelitian ini mencoba memahami lebih dalam motivasi mereka terlibat dalam proses Pilkada Provinsi Sultra tahun 2024. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan berlandaskan teori Self-Determination Theory (SDT), penelitian ini menyoroti motivasi mahasiswa melalui tiga dimensi utama, yakni otonomi, kompetensi, dan keterhubungan sosial. Teori komunikasi politik dari Dan Nimmo juga digunakan untuk memahami posisi mereka, apakah sebagai aktivis, profesional, atau bahkan calon politikus. Wawancara mendalam dilakukan terhadap mahasiswa Ilmu Komunikasi yang aktif sebagai komunikator politik. Berdasarkan hasil penelitian, terlihat bahwa motivasi muncul bukan hanya karena idealisme atau rasa tanggung jawab sosial, tetapi juga karena adanya ruang untuk aktualisasi diri, bahkan peluang untuk berkembang secara profesional. Mereka menjalankan peran komunikatif ini dengan reflektif dan sadar posisi, menjadikan komunikasi politik bukan sekadar kerja teknis, tetapi juga wujud partisipasi yang bermakna. Penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa bukan lagi sekadar objek dalam proses politik, tetapi aktor yang punya suara, strategi, dan semangat untuk ikut menentukan arah masa depan daerahnya.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Irmawanti, Nazaruddin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang diterbitkan dengan jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Penulis  mempertahankan hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons  yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis  dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi terbitan jurnal dari karya tersebut ( misalnya  , pengirimannya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis  diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena dapat mengarahkan pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.Â
- Artikel dan semua materi terkait yang diterbitkan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0  .
