Femisida di Indonesia: Analisis Naratif Berita Kasus Mutilasi di Surabaya Pada Portal Kompas.id
DOI:
https://doi.org/10.56873/jimk.v10i2.568Kata Kunci:
Femicide, Gender Violence, Media, Kompas.id, Narrative AnalysisAbstrak
Penelitian ini menganalisis pemberitaan kasus mutilasi di Surabaya yang menimpa seorang perempuan sebagai bagian dari fenomena femisida di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan analisis naratif, penelitian ini mengurai bagaimana Kompas.id mengonstruksi narasi, representasi korban dan pelaku, serta pola framing yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media lebih menekankan aspek sensasional dan detail kekerasan dibandingkan dengan penjelasan struktural mengenai akar kekerasan berbasis gender. Korban sering kali direduksi menjadi sekadar objek pemberitaan, sementara pelaku digambarkan melalui narasi psikologis yang mengaburkan dimensi patriarki dalam femisida(Pusparini, 2022). Temuan ini menunjukkan masih kuatnya wacana patriarkal dalam media arus utama di Indonesia. Penelitian ini berkontribusi pada kajian media feminis dengan menekankan framing femisida sebagai persoalan struktural yang terkait erat dengan ketidaksetaraan gender, bukan hanya kasus kriminal individual.ÂUnduhan
Referensi
Aini, A. D. N. (2025). Reviktimisasi perempuan (Studi framing kasus femisida “mayat dalam koper di Ngawi” pada Tempo.co dan Tribunnews.com) [Undergraduate thesis, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur]. UPN Jawa Timur Repository. https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/37346
Asmara, R., Rasyid, Y., & Anwar, M. (2023). Posisi perempuan dalam berita kekerasan seksual Merdeka.com: Perspektif Sara Mills. Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 5(2). https://doi.org/10.29300/disastra.v5i2.9090
Entman, R. M. (1993). Framing: Toward clarification of a fractured paradigm. Journal of Communication, 43(4), 51–58. https://doi.org/10.1111/j.1460-2466.1993.tb01304.x
Eriyanto. (2013). Analisis naratif: Dasar-dasar dan penerapannya dalam analisis teks berita media. Prenadamedia Group.
Komnas Perempuan. (2025). Menata data, menajamkan arah: Catatan tahunan kekerasan terhadap perempuan 2024. https://komnasperempuan.go.id/catatan-tahunan-detail/catahu-2024-menata-data-menajamkan-arah-refleksi-pendokumentasian-dan-tren-kasus-kekerasan-terhadap-perempuan
Sinombor, S. H. (2025, September 13). Kasus mutilasi di Surabaya, femisida yang kian mengkhawatirkan. Kompas.id. https://www.kompas.id/artikel/pembunuhan-sadis-yang-menyasar-tubuh-perempuan-tak-pernah-berakhir
United Nations Office on Drugs and Crime. (2019). Global study on homicide. https://www.unodc.org/unodc/en/data-and-analysis/global-study-on-homicide-2019.html
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Miftahul Nurjanah

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan artikel di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
1. Hak Cipta tetap pada penulis dan memberikan hak kepada Jurnal Ilmiah Komunikasi dan Multimedia sebagai otoritas untuk menerbitkan artikel dengan Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional, yang memungkinkan artikel untuk dibagikan dengan sepengetahuan penulis artikel dan jurnal ini sebagai tempat publikasi.
2. Penulis dapat mendistribusikan publikasi artikelnya secara non-eksklusif (misalnya: pada repositori universitas atau buku) dengan pemberitahuan atau pengakuan publikasi di jurnal Option.
3. Penulis diperbolehkan memposting karyanya secara online (misalnya: di situs pribadi atau di repositori universitas) sebelum dan sesudah proses penyerahan (lihat Pengaruh Akses Terbuka)
